28.7 C
Surakarta
Sabtu, 8 Mei 2021

Wedang Uwuh, Minuman Herbal Naik Kelas di Masa Pandemi

Must read

Pilkada Serentak Tidak Miliki Semangat Cinta Tanah Air

Masa pemilihan kepala daerah (pilkada) kurang dari 40 hari lagi. Namun ternyata penyelenggaraan pilkada serentak yang bakal digelar tanggal 9 Desember ini,...

Perawat RSUD Madiun Ngawur, Pasien Meninggal Akibat Berak Darah Dibilang Covid-19

Perawat RSUD Madiun Ngawur, Pasien Meninggal Akibat Berak Darah Dibilang Covid-19

Bus Wisata Masuk Jurang Gunung Lawu, 1 Tewas 8 Terluka

Soeratrakjat_Madiun - Sebuah bus berpenumpang rombongan wisatawan asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (30/ 10), mengalami kecelakaan, masuk jurang sedalam 15...

Siswa SMK Ciptakan Bilik Deteksi Suhu Tubuh

Soeratrakjat. Sidoarjo - Kondisi pandemi covid 19 yang tak berkesudahan menginspirasi para pelajar SMK Antartika dua Sidoarjo jawa timur. Dimotori tiga orang...

Soeratrakjat. Solo- Bisnis wedang uwuh, adalah salah satu bisnis yang tidak terkena dampak pandemi covid 19. tak hanya itu saja, bisnis minuman rempah ini justru menjadi bisnis yang menjanjikan selama pandemi, dan penjualan meningkat tajam dibanding saat sebelum pandemi.
Setidaknya itulah yang dialami Sri Agus Tri Hastuti, warga Sumber Banjarsari Solo ini. Perempuan yang lebih akrab disapa dengan panggilan Tutik ini menekuni bisnis wedang uwuh sejak satu setengah tahun belakang ini. Bermodal jualan melalui media sosial, satu persatu pembeli pun berdatangan.
Pandemi covid 19 yang melanda Indonesia, membawa berkah tersendiri bagi ibu dua anak ini. Pesanan wedang uwuh miliknya laku keras. Harga yang terjangkau serta kualitas rasa yang terjaga, membuat produk milik Tutik dicari orang. Mengejar omset pun dilakukan Tutik dengan membuka kesempatan banyak pihak untuk menjadi agen atau reseller dirinya. Dalam waktu singkat, produknya makin dikenal dan kebanjiran order.
Tak hanya dalam kota saja, pesanan juga datang dari banyak kota di Indonesia, bahkan mencapai sejumlah negara tetangga, seperti Hongkong, Thailand dan juga Malaysia. Untuk tarif luar kota pun, Tutik tidak menaikkan harga. Tutik hanya membebankan biaya pengiriman kepada pembeli.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Pilkada Serentak Tidak Miliki Semangat Cinta Tanah Air

Masa pemilihan kepala daerah (pilkada) kurang dari 40 hari lagi. Namun ternyata penyelenggaraan pilkada serentak yang bakal digelar tanggal 9 Desember ini,...

Perawat RSUD Madiun Ngawur, Pasien Meninggal Akibat Berak Darah Dibilang Covid-19

Perawat RSUD Madiun Ngawur, Pasien Meninggal Akibat Berak Darah Dibilang Covid-19

Bus Wisata Masuk Jurang Gunung Lawu, 1 Tewas 8 Terluka

Soeratrakjat_Madiun - Sebuah bus berpenumpang rombongan wisatawan asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (30/ 10), mengalami kecelakaan, masuk jurang sedalam 15...

Siswa SMK Ciptakan Bilik Deteksi Suhu Tubuh

Soeratrakjat. Sidoarjo - Kondisi pandemi covid 19 yang tak berkesudahan menginspirasi para pelajar SMK Antartika dua Sidoarjo jawa timur. Dimotori tiga orang...

Sri Sultan Hamengkubuwono Coba Genose Karya UGM

Soeratrakjat. Yogyakarta - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X tertarik untuk mencoba Genose, sebuah alat hasil inovasi universitas gajah mada. Genose merupakan...